J stands for January and Jugijagijuk... JOGJA!!!

Minggu ke dua di Bulan Januari 2015 saya pergi ke Jogjakarta bersepuluh. Tujuan utamanya menghadiri pernikahan teman kami. Pleus-pleusnya apa lagi dong yaa kalo bukan jalan-jalan. Tidak tanggung-tanggung loh saking niatnya kami berangkat naik kereta. Hahahahaha. Kalau rame-rame apa aja dilewatkan selalu seru yah! Nih sedikit highlight clip perjalanan kami:


Kami berangkat menggunakan Kereta Api Bogowonto (kelas Ekonomi) jumat malam dari Stasiun Senen dan tiba di Stasiun Lempuyangan keesokan paginya. Tike kereta yang kami dapatkan luamayan mahal yaitu Rp 225,000,-. Ya begitulah kalau pesannya mendadak. Duduknya pun mencar-mencar. Tapi toh ujung-ujungnya ngumpul lagi––apalagi selama perjalanan banyak yang ngelantai hahahahaha.

Di Jogja kami menginap di rumah tante teman kami––doi seharusnya ikut bersama kami naik kereta, namun karena harus lembur he ctached us up by airplane this morning. Setelah menjemput teman kami di Bandara Adisucipto, kami langsung ke tempat si tante untuk istriahat sejenak melepas lelah. Akomodasi selama di sana kami menyewa Elf, untuk dua hari kurang lebih habis Rp 1,000,000,- termasuk bahan bakarnya atau Rp 100,000/orang. Di hari pertama kami tidak disetiri Pak Supir karena memang lebih ingin leluasa saja untuk jalan-jalan (ditambah kita semua orangnya random, jadi ada aja mendadak pengen ke sana-sini).

Waktunya makan siang!!!! Setelah tadi pagi disuguhi si tante sambel koreng yang ajib beserta lauk pauknya dan tidur, kami akan makan siang di Warung Mas Kobis. Nafisah atau Wulan dulu kuliah di UGM jurusan HI, sekarang baru menamatkan S2nya melalui beasiswa Erasmus Mundus Tourism Management (EMTM)––yang mau nanya-nanya ke dia tentang beasiswa ini boleh loh! she has more passport stamps thank shoes LOL––sering banget ngomongin tentang Warung Mas Kobis ini. Lalu teman saya juga pernah biker-an touring ke Jogja dan makan kesana pun ngidam banget sama makanan di tempat ini. Ujung-ujungnya kan semuanya jadi ikut latah pengen nyobain. Jadilah kami memutuskan untuk makan siang di Warung Mas Kobis lalu setelahnya duduk-duduk santai (makan juga dong?!) di Kalimilk.

Setelah dari Kalimilk kami pergi ke tempat yang sudah pasti dikunjungi setiap orang yang ke jogja, tak lain tak bukan adalah malioboro. Lalu saya pun sempat pisah sebentar (bertemu teman-teman semasa kuliah) dan balik lagi untuk menengok teman kami yang mau nikah besok (iya, minta ditengokin, mungkin karena kita terlalu menggebu-gebu ngeposting di Path jadi mupeng hahaha) lalu makan malam gudek basah, kurang tahu saya tempat persisnya, tapi gudeg basah ini cocok di lidah saya karena rasanya tidak terlalu muanis.

Remaja Masa Kini; Selfies!

Esok harinya kami siap-siap untuk ke nikahan dan sekaligus packing karena sesudah ini kami akan mencar-mencar; ada yang pulang setelah acara nikahan (hari Minggu) karena esokannya harus kembali melakukan rutinitas (baca: kerja), ada yang extend karena nostalgia semasa kuliah sekalian soan dengan keluarga, ada yang extend untuk sekedar istirahat sejenak, adapula yang extend karena bucket list-nya di tahun ini adalah bisa melihat sunrise di Borobudur. Dia ngga akan pulang sebelum liat sunrise di Borobudur. Sopo? hehehehehe, itu saya!

Comments

Popular Posts